Statistik Industri Pornografi internet dan Cara Memfilternya

Menurut internet pornography statistics, statistik tahun 2006 adalah: dalam setiap detik $3,075.64 dibelanjakan untuk pornografi, 28,258 pengguna internet melihat konten pornografi, 372 pengguna Internet mengetikkan kata kunci berkaitan pornografi di search engines dan setiap 39 minutes sebuah video porno baru dibuat di Amerika Serikat.

Kekuatan ekonomi industri pornografi Internet juga mengagumkan: total $97.06 Billion untuk di tahun 2006 saja dan sudah lebih besar dari revenue Microsoft, Google, Amazon, eBay, Yahoo!, Apple, Netflix dan EarthLink digabungkan menjadi satu.

Pendapatan industri pornografi di Amerika juga mengalahkan revenue tiga besar stasiun TV mereka (ABC, CBS, dan NBC) di gabung jadi satu!. Bagaimana dengan Indonesia? Belum ada angka pasti mengenai revenue industri pornografi di Indonesia. Jangankan industri haram, industri halal saja tidak ada angkanya. Yang sudah pasti: Indonesia berada di urutan ke-7 negara yang mengetikkan keyword “sex” di search engine.

Negara-negara yang tercatat melakukan larangan terhadap pornografi adalah Saudia Arabia, Iran, Syria, Bahrain, Egypt, UAE, Kuwait, Malaysia, Indonesia, Singapore, Kenya, India, Cuba, China. Indonesia, walaupun tercatat sebagai negara yang melakukan larangan terhadap pornografi tapi konten pornografi jauh lebih mudah ditemukan dibanding konten dari discovery channel dan Salah satu penyalur konten pornografi adalah: warnet.

Melakukan filter terhadap pornografi di internet.

Ada tiga metoda yang bisa digunakan dalam melakukan filter di internet yaitu:

  1. Filter via Workstation. Metoda ini dilakukan dengan memasang software filtering di PC Client Warnet. Sayangnya metoda ini untuk sementara hanya bisa digunakan oleh mereka yang menggunakan OS Windows, sebab dari 10 software yang disebutkan oleh Internet Filter Report 2008, semuanya berbasis Windows. Kelemahan lain adalah: ke-10 software tersebut harganya cukup tinggi untuk kantong warnet. Termurah adalah NetNanny($28.99), termahal adalah WiseChoice.net ($60). Lainnya rata-rata di kisaran $40-$50. Selain itu, filter pada workstation akan memberi beban tambahan bagi komputer. Kelihatannya metoda ini hanya cocok jika digunakan pada PC dirumah.
  2. Filter via Proxy. Metoda ini dilakukan dengan memasang proxy. Jenis proxy yang digunakan bisa berbasis GNU-Linux maupun OS Windows. Software yang digunakan umumnya adalah Squid Proxy ditambah dengansquidguard. Walaupun sebenarnya tanpa squidguard pun Squid bisa di konfigurasi untuk melakukan filtering, namun squidguard memudahkan proses konfigurasinya dan situs-nya pun sudah menyediakan daftar hitam situs yang ingin di filter. Kelemahan dari metoda ini adalah: memerlukan mesin tersendiri untuk menjalankan proxy dan dibutuhkan mesin dengan kemampuan yang cukup untuk unjuk kerja yang baik. Selain itu, proxy perlu di set agar di akses secara transparan untuk memaksa user menggunakan proxy tersebut. Beberapa distro kecil seperti smoothwall dan clarkconnect juga bisa digunakan.
  3. Filter via DNS. DNS juga dapat dimanfaatkan untuk melakukan filtering. Caranya dengan mengisikan record “palsu” dari sebuah situs yang difilter ke situs lainnya. Contoh: situs porno http://www.xxx.com yang ber alamat-IP xxx.xxx.xxx.xxx di DNS tersebut tercatat sebagai yyy.yyy.yyy.yyy yang merupakan alamat IP dari http://www.yyy.com. Otomatis user tidak akan pernah bisa membuka situs tersebut. Cara ini menuntut campur tangan dari pengguna untuk secara sadar mengubah IP DNS yang mereka gunakan ke IP DNS filter tersebut. Metoda ini cocok di gunakan di ISP, dengan dibungkus sedikit bumbu pemasaran (mis: paket internet sehat) maka orang-orang yang khawatir tentang pornografi tentu tertarik menggunakannya. Dengan sedikit berinovasi melibatkan komunitas di internet, daftar situs yang perlu difilter dapat ditambah dan direview sebelum dimasukkan kedalam record dns tersebut.

Diluar ketiga metoda di atas, juga tersedia hardware based filter. Saat ini router-router kapasitas SOHO biasanya sudah tersedia fasilitas untuk filter memanfaatkan content filter server yang ada diinternet. seperti yang terlihat pada gambar screenshot di bawah (klik untuk memperbesar).

 

screen shot hardware based internet filter

 

Statistik Industri Pornografi internet dan Cara Memfilternya

source: irwinday.web.id

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s