Meningkatkan Kecepatan Website

 

Mengurangi DNS Lookup

Domain Name System (DNS) bekerja dengan memetakan hostname ke dalam alamat IP. Sama seperti buku telefon yang memetakan nama orang dan nomor telfonnya. Proses DNS lookup terjadi misalnya ketika anda mengetik http://www.jagoanhosting.com, browser akan menghubungi resolver DNS untuk mencarikan alamat IP server jagoanhosting.com. Proses DNS lookup berlangsung selama sekitar 20-120 milidetik. Pada saat DNS lookup berlangsung, browser tidak bisa mendownload apapun sampai proses DNS lookup selesai. Makanya, membatasi jumlah hostname yang harus dipetakan resolver DNS dapat mengurangi waktu respon yang diperlukan sebuah website.

Memisahkan Komponen pada Hostname yang Berbeda

Anda bisa memisahkan komponen-komponen anda pada hostname yang berbeda. Contohnya dokumen HTML dan PHP anda di http://www.abc.comsedangkan komponen gambar di subdomain seperti images.abc.com, images2.abc.com, dsb. Dengan demikian, anda memungkinkan browser untuk melakukan paralel download dan menghemat banyak waktu loading website sebab komponen tidak perlu menunggu satu sama lain. Namun pastikan anda tidak menggunakan lebih dari 2-4 hostname agar tidak terkena penalti dari proses DNS lookup.

Menyimpan Komponen pada Domain Khusus agar Bebas Cookies

Masih berkaitan dengan poin sebelumnya. Jika anda punya domain abc.com, anda bisa hosting komponen gambar anda pada subdomain seperti image.abc.com. Namun jika website anda telah diatur agar cookies tersimpan pada abc.com, bukan http://www.abc.com, maka semua permintaan ke *.abc.com (semua subdomain termasuk image.abc.com) akan mengandung cookies dari abc.com. Browser akan mendownload cookies ini berulang kali. Dalam kasus ini, anda bisa mengatasinya dengan membeli domain baru yang dikhususkan untuk menyimpan komponen statis anda. Misalnya Yahoo menggunakan yimg.com, YouTube menggunakan ytimg.com, dsb.

Kurangi Ukuran Cookie

Cookies digunakan untuk berbagai alasan seperti otentikasi (misalnya username dan password login) dan personalisasi (misalnya favicon, CSS sprite, dsb). Maka penting sekali untuk menjaga ukuran cookies sekecil mungkin agar tidak terlampau banyak file cookies yang harus di-download browser. Anda bisa mulai dengan menghilangkan cookies yang tidak penting, menggunakan format file yang tepat untuk file-file gambar (antara PNG, GIF dan JPG) dan mengatur Expires Header dengan benar.

Mengatur Expires Header

Browser (dan proxy) menyimpan cache dan cookies untuk mengurangi jumlah HTTP request ketika website anda ditampilkan untuk kedua kalinya. Sebuah server web menggunakan Expires Header untuk mendefinisikan pada user berapa lama sebuah komponen boleh di-cache. Expires Header bisa anda setting pada file .htaccess di direktori root dari website anda. Contohnya Expires Header berikut yang memerintahkan browser agar menyimpan konten statis hingga 2 jam ke depan.

#Expire Header
<FilesMatch ".(ico|jpg|png|gif|js|css)$">
ExpiresDefault "access plus 2 hours"
</FilesMatch>

Nonaktifkan ETag (Entity Tag) Anda

Berdasarkan Wikipedia: “ETag (entity tag) adalah sebuah header dari respon HTTP yang dikembalikan oleh web server HTTP/1.1 untuk menentukan perubahan konten pada URL yang diminta. Jika sebuah respon HTTP mengandung ETag yang sama dengan yang lama, maka konten anda dianggap sama dan browser tidak perlu melakukan download lagi”. ETag ditambahkan untuk menyediakan sebuah mekanisme validasi entity (entity = komponen) yang lebih fleksibel dari metode last-modified date. Namun jika website anda tidak memerlukan keuntungan dari model validasi ETag, maka lebih baik anda menonaktifkannya saja. Menghapus ETag dapat mengurangi ukuran dari header HTTP yang akan direspon oleh server dan permintaan berikutnya sehingga bisa meningkatkan performa website anda. Tambahkan baris berikut pada file .htaccess di direktori root website anda untuk menghapus ETag:

FileETag none

Gunakan mod_rewrite untuk Menghindari Redirect

Redirect bisa mengganggu user experience anda. Menambah redirect antara user dan dokumen HTML dapat menunda semua yang ada di halaman sebab tidak ada satupun komponen yang bisa di-download sebelum dokumen HTML tersebut tiba. Salah satu redirect sia-sia yang paling sering terjadi adalah tanda slash (/) yang luput disertakan pada sebuah URL yang seharusnya mengandung tanda slash. Misalnya jika mengakses abc.com/kontak (tanpa tanda slash) menghasilkan respon 301 yang mengandung redirect ke abc.com/kontak/ (dengan tanda slash). Problem redirect ini bisa diatasi dengan mengaktifkanmod_rewrite pada Apache, atau DirectorySlash jika anda menggunakan Apache Handler.

Gunakan Content Delivery Network (CDN)

Content Delivery Network (CDN) adalah kumpulan dari server khusus penyimpanan konten statis yang terdistribusi pada banyak lokasi. Dengan CDN, user website anda bisa mengambil data pada server yang lokasinya secara geografis lebih dekat pada jaringan mereka. Jika anda keberatan melakukan redesain dari arsitektur website anda untuk membuat performanya lebih cepat, maka menyewa jasa CDN adalah salah satu solusi yang tepat bagi anda. Beberapa bisnis besar seperti Yahoo, Google telah mempunyai infrastruktur CDN sendiri. Anda mungkin bisa mulai dengan menggunakan penyedia CDN tertentu seperti akamai.com, edgecast.com, atau level3.com.

Mari belajar dari Amazon.com. Setiap paginya, Jeff Bezos (founder Amazon.com), rutin menggelar sesi coffee morning dengan tim IT untuk membandingkan kecepatan website mereka dengan kompetitor. Sebab dia sadar bahwa jika website merupakan senjata utama Amazon, maka kecepatan merupakan ujung tombaknya. Sepenting itulah kecepatan website sehingga anda pun tidak boleh serta merta mengabaikannya. Bagaimana menurut anda?

 

 

Meningkatkan Kecepatan Website

Sumber : http://mediabisnisonline.com/8-tips-meningkatkan-kecepatan-website/?utm_source=twitterfeed&utm_medium=twitter

8 Tips Meningkatkan Kecepatan Website

2 thoughts on “Meningkatkan Kecepatan Website

    1. bisa juga mas bro,
      – kalau di cachenya disisi user, maka konten dynamic kurang begitu terupdate realtime,
      – system cache di server yang dikirimkan melalui compressed file, akan memberatkan server, kecuali servernya selalu dijaga untuk selalu diupgrade.

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s