Racun Hiburan Media Televisi Indonesia

Melihat fenomena acara “hiburan” di pertelivisian Indonesia, kita akan melihat kesamaan isi acara, yang kesemuanya sebetulnya tidak ada nilai pendidikan atau hikmah yang bisa diperoleh, terlebih lagi nilai-nilai Pancasila maupun norma-norma agama ataupun
1383151820954475780kesusilaan.

Jika melihat kondisi rumah, kebetulan saya adalah lelaki (cuma ada dirumah pagi sekali dan setelah magrib), maka konsumen acara televisi tersebut kebanyakan adalah anak-anak dan ibu-ibu (ibu rumah tangga) dari pagi hingga malam. Secara tidak langsung Indonesia dimasa depan bisa diprediksi, generasi muda seperti apa yang akan kita peroleh.

Dari kecil anak-anak kita disuguhkan acara yang isinya bercandaan yang bersifat menyudutkan orang, omongan sarkasme yang kasar dan menghina. Ibu-ibu rumah tangga dibuay dengan alur sinetron dengan isi cerita yang berisi perebutan harta, anak hilang, selingkuhan, bentrokan tetangga atau saudara, percintaan yang tidak halal, dan lain sebagainya.

Seperti kita ketahui bahwa Ibu adalah bentengnya pendidikan bagi anak, lalu jika ibunya banyak diracun pertelivisian, mau jadi apa anak-anak kita?

Lagu gundah masalah ini saya mendapatkan link dari kompasiana. Saya kira hal ini memang mewakili unek-unek yang selama ini ada dihati.

Sumber : http://sosbud.kompasiana.com/2013/10/30/inilah-racun-yang-kita-sebut-hiburan-komik-inside-606402.html

13831515292012509562

Ibu-ibu yang rela dikerjain ikutan kuis sambil joget-joget, harga diri dan rasa malu dihilangkan demi hadiah…

13831516971870043561

Jelas kalau pemain film itu dengan bersembunyi dibalik sikap profesionalisme, maka suami atau istri orang pun dengan rela dipegang oleh yang bukan haknya. Isi cerita sinetron? yah gitu deh… (silahkan berkesimpulan).

13831517471322747555

Acara reality show, yang tidak real.

1383151653865797112

Dari isi acara saja hanya lebih banyak mengumbar masalah pribadi orang lain, dibawakan dengan gaya lebay pula…. hadooohhh..

13831517851881216918

Nah ini-ini banyak berisi sarkasme yang menyudutkan dan menghina, namun tetap diisi tertawaan, ya karena memang penontonnya dibayar… ckckckc…

1383151820954475780

Ini sarkasme juga… gimana anak-anak kita dididik untuk menghargai orang lain, apabila dari kecil sudah diajarin menghina… Mau jadi apa generasi muda Indonesia kalau tidak bisa menghargai orang lain (terutama perbedaan, kekuarangan, kelebihan orang lain).

138315185470073640

Hal-hal sia-sia yang dibuang dengan percuma, padahal bagi sebagian orang duit yang terbuang mungkin bisa dipakai untuk makan…

 

 

Nah oleh sebab itu, ada baiknya kita mulai mengurangi menonton tivi, saya sendiri mulai dari keluarga saya, terutama anak-anak sangat dibatasin menonton tivi. Semoga dengan begitu secara tidak langsung saya bisa mengurangi anak-anak saya diracun oleh acara pertelivisian, terutama acara pertelivisian Indonesia ( sponsor dari india :p ). Racun Hiburan Media Televisi Indonesia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s